Untuk mencari persentasi untung/rugi, digunakan rumus-rumus berikut:
Contoh soal:
Contoh 1:
Pak Nasrul membeli sebuah sepeda yang harganya Rp 150.000,00 kemudian
dijual kembali dengan harga Rp 168.000,00. Berapa persen (%) pak Nasrul
mendapat untung?
Jawab:
harga beli = Rp 150.000,00
harga jual = Rp 168.000,00
untung = harga jual – harga beli
=168.000 – 150.000
=18.000
sehingga

jadi pak Nasrul mendapatkan untung sebesar 12%.
Contoh 2:
Seorang pedagang buah membeli sekeranjang buah mangga dari seorang
petani seharga Rp 400.000,00. Setelah dijual kepada konsumen ternyata
pedagang buah hanya mendapatkan uang sebanyak Rp 340.000,00. Berapa
persenkah kerugian pedagang buah itu?
Jawab:
harga beli = Rp 400.000,00
harga jual = Rp 340.000,00
rugi = harga beli – harga jual
=400.000 – 340.000
=60.000
sehingga

Jadi kerugian pedagang buah itu sebesar 15%.
Contoh 3:
Pak Budi membeli televisi seharga Rp 500.00,00. Televisi tersebut
dijualnya seharga Rp 535.000,00. Berapa % keuntungan yang diperoleh pak
Budi?
Jawab:
harga beli = Rp 500.000,00
harga jual = Rp 535.000,00
untung = harga jual – harga beli
=535.000 – 500.000
=35.000
dengan demikian

Jadi keuntungan yang diperoleh pak Budi adalah 7%.
Contoh 4:
Pedagang pakaian membeli sehelai kain seharga Rp 24.000,00. Kain
tersebut laku dijual seharga Rp 22.800,00. Berapa persen (%)
kerugiannya?
Jawab:
harga beli = Rp 24.000,00
harga jual = Rp 22.800,00
rugi = harga beli – harga jual
=24.000 – 22.800
=1.200
dengan demikian

Jadi kerugian yang diderita pedagang pakaian sebesar 5%
Contoh 5:
Pembelian 1 kodi kain Rp. 120.000,00. Kain ini habis terjual dengan harga Rp. 7.500,00 tiap helainya. Berapa persen labanya ?
Jawab:
harga beli = Rp 120.000,00
harga jual tiap lembar = Rp 7.500,00
harga jual seluruhnya = 7.500 × 20 = Rp 150.000,00
untung = laba = harga jual seluruhnya – harga beli
= 150.000 – 120.000
=30.000
dengan demikian

Jadi persen labanya adalah 25%