Pecahan adalah sebagian dari sesuatu
yang utuh. Dalam ilutrasi gambar, bagian yang dimaksud adalah bagian yang
biasanya ditandai dengan arsiran. Bagian inilah yang dinamakan pembilang.
Adapun bagian yang utuh adalah bagian yang dianggap sebagai satuan, dan
dinamakan penyebut.
5/8
Pemahaman Konsep Pecahan
Kegiatan mengenal konsep pecahan akan lebih berarti bila didahului dengan
soal cerita yang menggunakan obyek-obyek nyata misalnya buah : apel, sawo,
tomat, atau kue: cake, apem, dan lain-lain. Peraga selanjutnya dapat berupa daerah-daerah bangun
datar beraturan misalnya persegi, persegipanjang, atau lingkaran yang akan sangat
membantu dalam memperagakan konsep pecahan. Pecahan ½ dapat diperagakan dengan
cara melipat kertas berbentuk lingkaran atau persegi, sehingga lipatannya tepat
menutupi satu sama lain. Selanjutnya bagian yang dilipat dibuka dan diarsir
sesuai bagian yang dikehendaki, sehingga
akan didapatkan gambar daerah yang diarsir seperti di bawah ini.
Selain
itu Heruman (2008:44) juga mengemukakan contoh
pemahaman konsep pecahan sebagai berikut:
a. Media yang diperlukan
1) Kertas yang berbentuk lingkaran atau persegi panjang.
2) Berbagai benda yang dapat dipotong-potong.
b. Kegiatan
Pembelajaran
1) Guru memberikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari
(Kontekstual) yang berkaitan dengan pecahan 1/2
seperti:
Susi mempuyai sepotong kue.
Kue tersebut dibagi menjadi dua bagian yang sama dengan
adiknya.
Adiknya mendapat ,… bagian.
di bagi 2
2) Untuk peragaan dengan kertas dalam pengenalan pecahan 1/2, siswa menyediakan kertas
berbentuk persegi panjang, lalu kertas tersebut dilipat menjadi dua bagian yang
sama. Berilah garis bekas lipatan dan arsir salah satu bagian lipatan.
3) Siswa kemudian diberi serangkaian pertanyaan:
a) Berapa bagian kertas yang dilipat?
( Jawaban yang diharapkan: 2 bagian )
b) Berapa bagian kertas yang diarsir?
(Jawaban yang diharapkan: 1 bagian)
c) Berapa bagian kertas yang diarsir dari semua bagian?
(Jawaban yang diharapkan: 1 dari 2)
apabila ditulis dalam bentuk pecahan: 1/2
A. Pengertian Bilangan Pecahan
Bilangan
pecahan adalah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai p/q, dengan p dan
q adalah bilangan bulat dan q ≠0. Bilangan p disebut pembilang dan
bilangan q disebut penyebut. Pecahan dapat dikatakan senilai apabila
pecahan tersebut mempuyai nilai atau bentuk paling sederhana sama
Contoh:
5/7; 5 dikatakan sebagai pembilang dan 7 dikatakan sebagai penyebut
10/45; 10 dikatakan sebagai pembilang dan 45 dikatakan sebagai penyebut
B. Jenis jenis pecahan
1) Pecahan Biasa
Yaitu pecahan dengan pembilang dan
penyebutnya merupakan bilangan bulat
Contoh:
1/4 , 2/5 , 9/10
2) Pecahan Murni
Yaitu pecahan yang pembilang dan
penyebutnya merupakan bilangan bulat dan berlaku pembilang kurang atau lebih
kecil dari penyebut. Pecahan murnai dapat dikatakan sebagai pecahan biasa
tetapi pecahan biasa belum tentu dapat dikatakan sebagai pecahan murni
Contoh:
1/6 , 3/5, 7/15
3) Pecahan campuran
Pecahan yang terdiri atas bagian bilangan
bulat dan bagian pecahan murni
Contoh:
3 ½, 4 ½, 5 ¾,
4) Pecahan desimal
Yaitu pecahan dengan penyebut 10, 100,
1000, dan seterusnya, dan ditulis dengan tanda koma,
Contoh:
0,4; 4,6; 9,2
5) Persen atau perseratus
Yaitu pecahan dengan penyebut 100 dan
dilambangkan dengan %
Contoh:
4% artinya 4/100
35% artinya 35/100
6) Permil atau perseribu
Yaitu pecahan dengan penyebut 1.000 dan
dilambangkan dengan%0
Contoh:
8%0 artinya 8/1000
125%0 artinya 125/1000