Sirkuit terpadu (bahasa Inggris:
integrated circuit
atau IC) adalah komponen dasar yang terdiri dari resistor, transistor
dan lain-lain. IC adalah komponen yang dipakai sebagai otak peralatan
elektronika.
Pada komputer, IC yang dipakai adalah mikroprosesor. Dalam sebuah
mikroprosesor Intel Pentium 4 dengan ferkuensi 1,8 trilyun getaran per
detik terdapat 16
juta transistor, belum termasuk komponen lain. Fabrikasi yang dipakai oleh mikroprosesor adalah 60nm.
 |
| Integrated Circuit |
Sirkuit terpadu dimungkinkan oleh teknologi pertengahan
abad
ke-20 dalam fabrikasi alat semikonduktor dan penemuan eksperimen yang
menunjukkan bahwa alat semikonduktor dapat melakukan fungsi yang
dilakukan oleh tabung vakum. Pengintegrasian transistor kecil yang
banyak jumlahnya ke dalam sebuah chip yang kecil merupakan peningkatan
yang sangat besar bagi perakitan tube-vakum sebesar-jari. Ukuran IC yang
kecil, tepercaya, kecepatan "switch", konsumsi listrik rendah, produksi
massal, dan kemudahan dalam menambahkan jumlahnya dengan cepat
menyingkirkan tabung vakum.
IC di dalam sebuah sirkuit elektronik
Hanya setengah abad setelah penemuannya, IC telah digunakan dimana-mana.
Radio, televisi, komputer, telepon selular, dan peralatan
digital
lainnya yang merupakan bagian penting dari masyarakat modern.
Contohnya, sistem transportasi, internet, dll tergantung dari keberadaan
alat ini. Banyak skolar percaya bahwa revolusi digital yang dibawa oleh
sirkuit terpadu merupakan salah satu kejadian penting dalam sejarah
umat manusia.
IC mempunyai ukuran seukuran tutup pena sampai ukuran ibu jari dan dapat
diisi sampai 250 kali dan digunakan pada alat elektronika seperti:
- Telepon
- Kalkulator
- Ponsel
- Radio
Penemuan awal sirkuit terpadu dimulai sejak tahun 1949, ketika engineer
Jerman Werner Jacobi (Siemens AG) [1] mengajukan hak paten untuk
amplifying device semikonduktor dengan struktur mirip dengan struktur
sirkuit terpadu [1] yang memggunakan lima transistor yang dimuat pada
sebuah substrat dalam susunan amplifier 2-tahap. Jacobi mengemukakan
alat bantu pendengaran sebagai contoh tipikal aplikasi industri dari hak
paten tersebut. Tetapi, tidak ada kabar mengenai pemakaian hak paten
ini secara komersial.
Ide sirkuit terpadu dipikirkan oleh seorang ilmuwan radar yang bekerja untuk Royal Radar Establishment di Ministry of Defence,
Geoffrey W.A. Dummer (1909–2002). Dummer mencetuskan idenya di depan
publik pada the Symposium on Progress in Quality Electronic Components
di Washington, D.C. pada 7 May 1952.[2] Ia mencetuskan idenya di
beberapa simposium lainnya, dan berusaha untuk membuat sirkuit seperti
itu pada 1956, tetapi tanpa keberhasilan.
Ide pendahulu dari sirkuit terpadu yaitu membuat kotak persegi kecil
dari keramik (wafers), dan setiap persegi memuat satu miniatur komponen.
Komponen tersebut kemudian disatukan dan dihubungkan dengan kabel untuk
membentuk kisi 2 atau 3 dimensi. Ide ini terlihat meyakinkan, dan pada
tahun 1957 diajukan kepada US Army oleh Jack Kilby, yang menghasilkan
proyek Micromodule Program (sama dengan 1951's Project Tinkertoy) yang
berumur pendek.[3] Tetapi, seiring berjalannya proyek ini, Kilby
memikirkan sebuah ide lain yang sekarang dikenal sebagai sirkut terpadu.
Robert Noyce mengakui peranan Kurt Lehovec yang bekerja di Sprague
Electric, dalam artikel "Microelectronics" yang ditulisnya pada
Scientific American, September 1977, Volume 23, Number 3, pp. 63–9,
untuk prinsip isolasi sambungan p-n, yang disebabkan oleh sambungan p-n
yang di-bias (dioda), sebagai komponen dasar sirkuit terpadu.[4]
Kilby yang baru dipekerjakan oleh Texas Instruments menuliskan idenya
tentang sirkuit terpadu pada Juli 1958, dan kemudian sukses membuat
sebuah sirkuit terpadu yang dapat bekerja pada 12 September 1958.[5] In
his patent application of 6 February 1959, Kilby described his new
device as “a body of semiconductor material ... wherein all the
components of the electronic circuit are completely integrated.”[6] Penemuan baru ini pertama kali digunakan oleh US Air Force[7].
Kilby dihargai Nobel Prize di tahun 2000 di bidang Fisika untuk
peranannya dalam penemuan sirkuit terpadu.[8] Kilby's work was named an
IEEE Milestone in 2009.[9]
Noyce juga memikirkan ide mengenai sirkuit terpadu setengah tahun lambat
setelah Kilby. Chip yang dibuatnya dapat menangani beberapa masalah
praktikal yang tidak dapat ditangani oleh chip oleh Kilby. Chip oleh
Noyce dibuat di Fairchild Semiconductor, menggunakan material silikon,
sedangkan chip oleh Kilby menggunakan material germanium.
Fairchild Semiconductor juga adalah asal teknologi sirkuit terpadu
menggunakan silikon dengan self-aligned gate, yang merupakan dasar dari
teknologi CMOS yang digunakan di hampir semua chip komputer saat ini.
Tekhnologi self-aligned gate ini dikembangkan oleh fisikawan Italia
Federico Faggin pada tahun 1968. Ia kemudian pindah ke Intel untuk
mengembangkan Central Processing Unit (CPU) pertama dalam sebuah chip
(Intel 4004), yang kemudian membawanya pada penghargaan National Medal
of Technology and Innovation pada tahun 2010.

Pada mulanya sirkuit terpadu hanya dapat memuat beberapa transistor
dalam sebuah chip, akibat ukuran transistor yang besar dan produksinya
yang belum efisien. Karena jumlah transistor yang sedikit ini, proses
mendesain sirkuit terpadu tergolong mudah. Seiring berkembangnya
teknologi ini, jutaan, bahkan baru-baru ini miliaran[10] of transistor
dapat dimuat dalam sebuah chip, dan dibutuhkan perencanaan yang baik
untuk membuat desain yang baik. Saat ini, desain sirkuit terpadu
dilaksanakan dengan bantuan software yang disebut CAD tools.
Sirkuit terpadu awal hanya memuat beberapa transistor dan digolongkan
sebagai "small-scale integration" (SSI), yaitu sirkuit digital yang
memuat beberapa puluh transistor atau beberapa logic gate. Contoh SSI
yaitu linear IC seperti Plessey SL201 atau Philips TAA320 yang hanya
memiliki dua transistor. Istilah Large Scale Integration pertama kali
digunakan oleh ilmuwan IBM, Rolf Landauer saat menjelaskan
konsep[rujukan?], yang selanjutnya melahirkan istilah SSI, MSI, VLSI,
dan ULSI.
SSI digunakan pada proyek-proyek awal kedirgantaraan, dan mendorong
perkembangan teknologi sirkuit terpadu sebagaimana teknologi-teknologi
lainnya. Minuteman missile dan Apollo program menggunakan konputer
digital yang ringan untuk system inertial guidance-nya; Apollo guidance
computer mendorong kemajuan teknologi sirkuit terpadu hingga dapat
diproduksi secara masal[11]. Program misail Minuteman dan banyak program
Navy lainnya adalah pasar bagi sirkuit terpadu yang bernilai sebesar $4
miliar pada tahun 1962, dan pada tahun 1968, budget pemerintah A.S.
merupakan 37% dari total produksi sebesar $312 million. Budget dari
pemerintah A.S. ini mendorong teknologi baru ini hingga biaya produksi
turun hingga dapat diaplikasikan dalam industri dan kemudian konsumen.
Harga rata-rata sebuah chip turun dari $50.00 pada 1962 menjadi $2.33
pada 1968.[12] Sirukuit terpadu mulai muncul pada produk konsumen di
akhir dekade, dan aplikasi tipikalnya yaitu FM inter-carrier sound
processing pada penerima signal di televisi.
SSI Sirkuit terpadu berkembang menjadi "medium-scale integration" (MSI)
pada akhir tahun 1960an, ditandai dengan munculnya chip yang memuat
beberapa ratus transistor. MSI memiliki keuntungan ekonomis karena
walaupun harganya lebih mahal sedikit dibandingkan SSI, MSI memungkinkan
sistem yang lebih kompleks diwujudkan dalam sebuah chip dan
menghasilkan lebih sedikit komponen untuk dirakit pada circuit board.
Pada pertengahan tahun 1970an, "large-scale integration" (LSI), yaitu
sirkuit terpadu dengan beberapa puluh ribu transistor per chip berhasil
diwujudkan. Sirkuit terpadu seperti 1K-bit RAM, chip untuk kalkulator,
dan mikroprocesor awal, yang diproduksi pada awal tahun 1970an,
mempunyai sekitar 4000 transistor. LSI dengan kurang lebih 10,000
transistor diproduksi sekitar tahun 1974 untuk main memory pada komputer
dan mikroprocesor generasi kedua.

Sejak tahun 1980an hingga saat ini, "very large-scale integration"
(VLSI) telah diproduksi untuk banyak aplikasi. Pada awal tahun 1980an,
jumlah transistor dalam sebuah chip berkisar beberapa ratus transistor
dan mencapai beberapa miliar transistors pada tahun 2009.
Beragam teknologi dibutuhkan untuk meningkatkan densitas sirkuit
terpadu. Produsen beralih pada proses teknologi yang lebih kecil untuk
memuat lebih banyak transistor dalam sebuah chip hukum Moore. Rangkuman
dan prediksi mengenai proses teknologi sirkuit terpadu dituangkan dalam
International Technology Roadmap for Semiconductors (ITRS). Design tools
telah memudahkan automasi bagi desain sirkuit terpadu. Akibat
membengkaknya konsumsi daya seiring naiknya densitas sirkuit terpadu,
teknologi CMOS, yang memiliki disipasi daya yang lebih rendah, digunakan
untuk menggantikan teknologi NMOS dan PMOS.