Messi menjadi korban? © AFP
Pembuat video yang menyamakan permainan
Real Madrid dengan perilaku hewan
hyena yang tengah berburu menyatakan maksudnya. TV3 yang menyiarkan rekaman video itu berniat melindungi
Lionel Messi.
Sebelumnya,
TV3 melalui direktur program Xavier Valls telah meminta maaf atas
penayangan video yang membuat marah banyak pihak Madrid itu. Namun
mereka membela diri dengan menjelaskan bahwa Messi selalu diincar dengan
kasar setiap kali bermain melawan Madrid.
TV3
menganggap media Madrid mencoba mencoreng citra Messi dengan pemberitaan
mengenai kemarahannya usai laga leg pertama dalam semifinal Copa del
Rey lalu. TV3 malah menganggap Messi sebagai korban dalam insiden itu.
Messi juga disebut menghina
Aitor Karanka di lorong menuju ruang ganti lalu menyusul
Alvaro Arbeloa ke tempat parkir untuk memaki lawannya itu. TV3 merasa
'tak terima' karena Messi diperlakukan secara agresif. Selain itu, pendukung Madrid juga meneriakkan kata
'Messi idiot' selama laga berlangsung.
"Kami
ingin menunjukkan bahwa Messi selalu diburu setiap kali bermain melawan
Madrid. Messi bukanlah orang jahat seperti yang mereka beritakan di
Madrid, ia justru adalah korban. Lihat saja bagaimana Arbeloa
memburunya," ucap Valls.
Kendati demikian, Valls
mengatakan pihaknya sangat menyesal karena video itu memicu kemarahan
Madrid. Dia menegaskan sama sekali tak ada niat untuk memulai
agresivitas kedua tim.
(bln/prz)